Tata Cara Pemberian SKP

Tata cara pemberian SKP PATELKI untuk kegiatan ilmiah adalah sebagai berikut:

  • Pemohon mengirimkan surat permohonan SKP ke PATELKI sesuai tingkatan yang diatur dalam petunjuk umum.
  • DPP/DPW PATELKI Melakukan pengecekan surat permohonan SKP beserta lampirannya yaitu agenda kegiatan dan CV pembicara. Untuk permohonan dari instansi/institusi/organisasi diluar PATELKI wajib melampirkan MOU dan atau SPK.
  • DPP/DPW PATELKI melakukan Validasi agenda kegiatan ilmiah dengan memperhatikan syarat penting pemberian SKP PATELKI yaitu materi/topik kegiatan harus berhubungan dengan kompetensi ATLM.
  • DPP/DPW PATELKI menentukan kategori kegiatan Internasional, Nasional atau Lokal dengan mengacu pada tabel petunjuk dibawah ini.
Kriteria Internasional Nasional Lokal
DPW DPC

Lingkup Kegiatan

Internasional (DPP)

Nasional (DPP)

Lokal (penyelenggara DPW)

Lokal (penyelenggara DPC)

Peserta

Berasal dari 5 negara

Berasal minimal dari 5 provinsi

Berasal minimal dari 75 % DPC dlm satu DPW

Berasal dari 1 kab/kota

Pembicara

Pembicara dari Luar negeri minimal 2 orang

Pernah berbicara sbg invited speakers di tingkat provinsi Min 2 orang

Pernah berbicara sbg invited speakers di kab/instansi tempat kerja Min 2 orang

Pernah berbicara sbg invited speakers di kab/instansi tempat kerja Min 1 orang

50 % pembicara harus berasal dari PATELKI (latar belakang pendidikan Analis kesehatan/Medis/TLK/TLM) dan atau jumlah JPL nya. Pengeluaran SKP wajib sertakan Curriculum Vitae pembicara

  • DPP/DPW PATELKI menentukan kegiatan ilmiah termasuk dalam kegiatan ilmiah kognitif (seminar, symposium, diskusi panel, RTD, diseminasi) atau kegiatan peningkatan keterampilan professional (workshop, pelatihan, magang).
  • DPP/DPW PATELKI melakukan penghitungan jumlah jam efektif kegiataan ilmiah. Acara pembukaan, sambutan, rehat kopi, ishoma dan penutupan tidak dihitung dalam pemberian SKP. Penghitungan jumlah jam kegiatan ilmiah menggunakan satuan JPL dimana 1 JPL setara dengan 45 menit kegiatan ilmiah. Kegiatan ilmiah kognitif harus terpenuhi minimal 4 JPL artinya jumlah jam efektif kegiatan ilmiah minimal 3 jam sedangkan untuk kegiatan peningkatan keterampilan professional harus terpenuhi minimal 10 JPL yang artinya jumlah jam efektif kegiatan ilmiah minimal 7.5 jam. Besarnya SKP yang diberikan mengikuti Tabel Perhitungan SKP.
  • DPP/DPW PATELKI membuat draft SK SKP dan menentukan biaya SKP. Draft SK SKP dibuat tanpa nomor yang berisi informasi besaran jumlah SKP dan biaya yang harus dibayar kemudian diinformasikan kepada pemohon paling lambat 3 hari setelah surat permohonan SKP diterima. Penentuan besarnya biaya mengacu pada petunjuk Biaya SKP.
  • DPP/DPW membuat SK SKP

SK SKP bernomor diberikan kepada pemohon setelah menyelesaikan biaya SKP paling lambat 3 hari setelah bukti transfer diterima. Format SK SKP terlampir.

Adapun Ketentuan pemberian SKP PATELKI untuk permohonan SKP yang tidak memenuhi persyaratan pemberian SKP PATELKI (tanpa MOU, narasumber non ATLM, materi non kompetensi ATLM) adalah sebagai berikut:

  1. Kegiatan ilmiah yang diselenggarakan oleh Pemerintah (Kemenkes dan jajarannya) secara otomatis sertifikatnya dinilai 1 SKP.
  2. Institusi Pendidikan yang menyelenggarakan kegiatan ilmiah dan mengajukan permohonan SKP ke PATELKI diberikan SKP (tanpa MOU dan latar belakang narasumber non ATLM) dapat diberikan SKP dengan memperhatikan keterkaitan materi dengan kompetensi ATLM serta memenuhi jumlah JPL untuk seminar/symposium/diskusi panel/RTD/ diseminasi minimal 7 JPL dan untuk pelatihan/ workshop minimal 10 JPL. Besarannya 1-2 SKP (≥ 50% materi terkait ATLM: 2 SKP, <50% materi terkait ATLM 1 SKP).
  3. Instansi (RS, LKS) dan Organisasi Profesi selain PATELKI yang menyelenggarakan kegiatan ilmiah dan mengajukan SKP (tanpa MOU dan latar belakang narasumber non ATLM) dapat diberikan SKP dengan memperhatikan keterkaitan materi dengan kompetensi ATLM serta memenuhi jumlah JPL untuk seminar/symposium/diskusi panel/RTD/ diseminasi minimal 7 JPL dan untuk pelatihan/ workshop minimal 10 JPL. Besarannya 1-2 SKP (≥ 50% materi terkait ATLM: 2 SKP, <50% materi terkait ATLM 1 SKP).
  4. Lembaga Pelatihan Profit yang menyelenggarakan kegiatan ilmiah dan mengajukan permohonan SKP PATELKI wajib membuat MOU dengan PATELKI.
  5. Kegiatan Kolaboratif bersama dengan OP lain/ Institusi lain non profit yang materinya berkaitan dengan Kompetensi ATLM dapat diberikan SKP PATELKI apabila memenuhi komposisi Narasumber PATELKI dan atau jumlah JPL yang berimbang dapat diberikan 1 SKP PATELKI.